Sinyal Positif Dunia Investasi Kerjasama Indonesia – Arab Saudi

Mulai sejak Rabu, 1/3) tempo hari, Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud sudah ada di Indonesia. Dalam kunjungannya, pemerintah Indonesia serta Arab Saudi menyetujui kerja sama bilateral di beberapa bidang.

Perjanjian hubungan kerja itu juga akan diikuti dengan penandatanganan 10 memorandum of understanding (MoU) pada Indonesia dengan Arab Saudi. Ke-10 MoU itu diantaranya berkaitan infrastruktur, keamanan, berkaitan Islam, budaya, pendidikan, perdagangan, UKM, perikanan, pertanian serta penerbangan sipil.

Ketua DPR RI Setya Novanto menyongsong baik serta mensupport beberapa gagasan hubungan kerja Indonesia dengan Arab Saudi. Dianya menyebutkan kunjungan kenegaraan Raja Salman mempunyai makna perlu untuk penambahan hubungan bilateral ke-2 negara. Menurut dia, Arab Saudi yaitu satu diantara partner perlu Indonesia di bagian ekonomi, perdagangan, pertanian dan infrastruktur maritim.

” Indonesia berasumsi Arab Saudi jadi partner strategis untuk penambahan hubungan kerja bilateral di bagian ekonomi, perdagangan, pertanian serta infrastruktur maritim. Karenanya, perjanjian hubungan kerja ini diharap bisa tingkatkan nilai perdagangan serta investasi ke-2 negara, ” kata Setya Novanto.

Novanto menilainya beragam program pembangunan yang tengah digerakkan Arab Saudi jadi potensi besar untuk perusahaan-perusahaan nasional untuk ikut serta di dalamnya.

Ketua DPR RI Setya Novanto dengan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud.
” Beragam program pembangunan yang tengah digerakkan Arab Saudi adalah kesempatan untuk perusahaan-perusahaan nasional untuk ikut serta, ” tuturnya. Ia juga mengharapkan, jadi satu diantara negara muslim paling besar, nilai export product Halal dalam negeri ke Arab Saudi alami penambahan.

Ketua DPR RI juga memberikan, jadi sesama negara anggota Organisasi Hubungan kerja Islam (OKI), Arab Saudi serta Indonesia juga butuh tingkatkan kerja sama dalam mengatasi beberapa masalah keamanan internasional, seperti terorisme yang sampai saat ini masih tetap jadi ancaman untuk banyak negara didunia.

Diluar itu, Setya Novanto menyebutkan hubungan kerja Indonesia dengan Arab Saudi adalah momentum untuk penambahan nilai investasi asing yang diinginkan dapat meningkatan perkembangan ekonomi di Indonesia, sekalian memberi tanda positif untuk iklim investasi asing.

” Kunjungan kenegaraan Yang Mulia Raja Salman bin Abdul Aziz adalah peristiwa perlu untuk penambahan investasi asing yang diinginkan dapat tingkatkan perkembangan ekonomi nasional di dalam kondisi ekonomi serta perdagangan dunia yang tengah melambat. Hubungan kerja ke-2 negara juga diharap jadi magnet serta tanda positif untuk negara beda untuk menanamkan investasinya di tanah air, mengingat paket kebijakan ekonomi pemerintah yang makin mempermudah investasi, ” terang Ketua Ketua Umum Golkar ini.

” Hubungan kerja ekonomi ke-2 negara ini memberikan indikasi paket-paket kebijakan ekonomi yang di keluarkan pemerintah searah dengan visi Nawacita Presiden Jokowi yang menginginkan mengutamakan pembangunan infrastruktur di Indonesia. Paket kebijakan ekonomi, terutama keringanan investasi adalah kunci untuk merangsang serta menggairahkan iklim investasi di tanah air, ” terangnya.

Visi Saudi 2030

Pada th. 2016 lantas, Arab Saudi mulai usaha diversifikasi ekonomi dengan lakukan beragam reformasi ekonomi serta sosial yang diberi nama Visi Saudi 2030. Dalam Visi 2030 itu, Arab Saudi menguber pengembangan industri non-minyak, usaha kecil serta menengah (UKM) dan basis investasi yang lain.

” Pemerintah Arab Saudi mempunyai visi 2030 dengan lakukan diversifikasi sumber-sumber investasi, termasuk juga melepas 5 persen saham Aramco. Karenanya, Indonesia yaitu satu diantara maksud yang strategis untuk Arab Saudi, karna ekonomi kita yang dapat tumbuh diatas 5% dan di dukung kondisi politik yang stabil, ” katanya.

 

Pimpinan DPR, MPR, serta DPD dengan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud.
“10 MoU yang juga akan ditandatangani dengan nilai investasi sekitaran 25 miliar USD atau sama dengan 325 triliun rupiah adalah sesi baru hubungan hubungan kerja bilateral Saunesia pada Indonesia dengan Arab Saudi, ” tutup Setya Novanto.

 

Add a Comment