Budidaya Buah Naga Hitam Red

Buah naga hitam red tumbuh baik pada ketinggian daerah 0 – 1000 mdpl. sedangkan jenis buah naga kulit kuning daging putih hanya tumbuh baik di dataran tinggi minimal 800 mdpl. tanaman buah naga lebih menyukai daerah kering dibanding lembab atau basah dengan curah hujan rendah berkisar 720 mm / tahun. sebaiknya gunakan lahan yang memiliki sinar mataharinya penuh alias tanpa naungan. suhu yang ideal untuk tanaman ini yakni 26-36 C. Pilih tanah yang berpori serta banyak mengandung bahan organik. derajat keasaman tanah ph yakni 6-7. Kriteria bibit yang bagus untuk tanaman buah naga hitam yakni berasal dari tanaman indukan yang telah 3 kali berubah atau usia 3 tahun, batang berwarna hijau kebiruan dan mekar alias tidak lembek bibit yang siap tanam adalah bibit yang berusia 3 bulan pasca perbanyakan.
persiapkan lahan mulai dengan pembersihan gulma, semak atau sampah di lahan. jika sudah bersih lahan bisa dicangkul agar tanah menjadi gembur buatlah jarak tanam 2 X 2,5 meter, 2 X 3 meter atau 3 X 3 meter sesuai keinginan buatlah lubang tiang panjatan berukuran 10 X 10 X 50 cm. pasang tiang pada lubang tersebut dengan ditancapkan dipadatkan tanah sekitar agar membantu yang menjadi kokoh. buatlah lubang tanam ukuran 40 X 40 cm dan kedalaman 30 cm. di sekitar tiang panjatan masukkan media tanam ke setiap lubang tanam dan siram media tanam serta biarkan terpapar sinar matahari selama satu minggu. untuk penanaman buah naga hitam siapkan 4 batang bibit hasil stek untuk setiap yang panjatan, berhati-hatilah saat memindahkan bibit dari polybag, diusahakan jangan sampai banyak akar yang rusak. tanam bibit dengan kedalaman 2% batang bibit, ke empat bibit tersebut ditanam mengelilingi tiang panjatan padatkan media tanam agar bibit pohon buah naga berada di posisinya ikat bibit tersebut pada tiang panjatan dan jangan lupa siram setelah ditanam.
untuk pemeliharaan di hari biasa penyiraman cukup satu minggu sekali tetapi pada musim kemarau penyiraman bisa dilakukan 3 – 4 hari sekali. jika tanaman kekurangan air maka bunga dan banyak bisa rontok. namun jika kelebihan atau terlalu sering bisa menyebabkan buah kurang manis dan mudah pecah. volume air yang cukup yakni 3 – 5 m / lubang tanam. lakukan pengikatan cabang atau batang untuk mengatur pertumbuhan. pengikatan perlu setiap 20 sampai 25 cm bahan pengikat bisa merubah kawat aluminium, tali rafia atau tali lainnya. berikan pupuk susulan berupa pupuk organik dari kotoran kambing. pemangkasan berguna untuk membuat cabang yang tidak produktif atau kerdil bunga akan muncul lebih dari satu. pada tiap cabang produktif usahakan selalu menjaga sanitasi kebun agar tidak mudah terserang penyakit dan serangga yang paling sering menyerang adalah semut terutama saat tanaman berbunga karena bunga buah naga mengeluarkan aroma yang khas. bakal buah juga menghasilkan zat yang rasanya manis. untuk mencegahnya bisa dengan penaburan kapur di sekeliling batang utama buah naga. serangan hama lain berupa tungau yang menyebabkan batang ke kuning atau coklat pada buah naga.
Masa panen dilakukan sejak tanaman berusia 1 sampai 1,5 tahun. umur produktif tanaman ini bisa sampai 15 – 20 tahun. ciri lainnya yakni mahkota buah telah mengecil, pangkal buah keriput serta bentuk buah bulat sempurna dan besar buah naga menghasilkan rata berbobot 400 – 160 g. namun ada juga yang mencapai 1,1 kg. Untuk melakukan proses panen sebaiknya pada pagi atau sore hari. gunakan gunting stek saat memotong buah dari batang.